Wali Kota Depok Warning Investor Soal Prospek Bisnis

Detik Depok - Sebagai salah satu kota penyangga ibu kota Jakarta, Depok terus bergeliat dengan banyaknya investor yang menanamkan investasi. Dari mulai bidang properti, perdagangan, jasa, hingga perbankan.

Setelah memiliki tol Cinere-Jagorawi (Cijago), Depok pun tengah menuju proses pembangunan tol Depok-Antasari (Desari). Apartemen pun bermunculan, yang baru saja diresmikan yakni apartemen Margonda Residence V milik PT Cempaka Grup. Serta gerai Hypermart di Cimanggis Square milik PT Matahari Putra Prima Tbk.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mendorong setiap investor yang datang tak hanya sekadar semangat di awal saat menanamkan modal, tetapi juga harus bertahan. Sebab, salah satunya, pusat perbelanjaan Cinere Square milik Ramayana di Cinere tutup dan bangkrut.

"Saya selalu warning setiap investor yang datang ke kami, sebelumnya saya sampaikan ke pemohon, dua tahun lalu juga telah diresmikan Ramayana lainnya di RRI Sukmajaya, tetapi saya yakin tutup hanya tiga bulan, Anda berani? Terserah risikonya, hak ada di mereka selama tata ruang tak terganggu, industri pun juga sama kan," jelasnya kepada wartawan di Cimanggis Square, Senin (30/1/2012) malam.

Ia pun meminta agar setiap investor mampu berinovasi untuk menarik minat konsumen. Ia menilai salah satunya gerai Hypermart yang baru saja dibuka di Cimanggis Square berada di lokasi strategis dekat akses tol.

"Kita saksikan sebagai pusat departemen store salah satunya Matahari yang dapat penghargaan best of the best retail apa betul mampu untuk menarik orang-orang Depok disekitarnya untuk tetap survive, kalau dari tempat sih sangat prospektif, strategis, tinggal sejauh mana kreatifitas dan sejauh mana jaga daya tarik konsumen," tegasnya (okezone.com - Wali Kota Depok Warning Investor Soal Prospek Bisnis)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »