Berburu Rumah Harga Rp 80 Jutaan di JCC

Berburu Rumah Harga Rp 80 Jutaan di JCC  - Bagi anda yang mencari rumah berharga miring bisa memanfaatkan acara pameran properti Trend Property 2012 di JCC, Jakarta (4-12 Februari 2012).



Misalnya rumah tipe 22/75 dan 22/78 ditawarkan oleh pengembang Delta Group yang ditawarkan Rp 87 juta dengan kredit maksimum Rp 69,5 juta dengan uang muka Rp 17,5 juta dengan tenor kredit 10 tahun, cicilan Rp 997.500/bulan untuk tipe 22/78.

"Biaya tersebut sudah termasuk, akta jual beli, Balik Nama Sertifikat (HBG), IMB dan listrik 900 Watt, dan saat ini pihaknya sudah bekerjasama dengan BTN dengan memberikan bunga 9,5% fix dan BNI Syariah dengan ±10% flat," kata Marketing Eksekutif, Delta Group Herman kepada detikFinance di JCC, Jakarta, Selasa (7/2/2012)

Dikatakan Herman, jika pembeli sudah deal, rumah langsung akan dibangun. "Dan dalam waktu 8 bulan-1 tahun, sudah serah terima rumah," katanya.

Rumah tipe tersebut, kata Herman, berada didaerah Cileungsi, Bogor. Pihaknya juga memiliki unit rumah usaha (Rusa) dengan uang muka Rp 5 juta dan cicilan dengan KPR senilai Rp 132 juta tenor 10 tahun dengan cicilan per bulan Rp 1,894 juta untuk tipe 30/90.

Herman juga mengatakan, saat ini memang ada masalah terkait kisruh bunga KPR subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kondisi ini meresahkan pengembang, pasalnya penjualan rumah saat ini turun drastis, akibat distopnya subsidi rumah khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Ia mengatakan secara umum penjualan rumah khususnya tipe 23/75 atau 22/78 yang menyasar kelas MBR, saat ini penjualannya sedang anjlok.

"Hal ini dikarenakan, subsidi pemerintah dari FLPP berhenti dan belum ada kejelasan dilanjutkan atau tidak," ujarnya.

Penurunan ini terlihat dari setiap penjualan para marketing properti. "Biasanya pada saat program FLPP masih berlangsung, tiap marketing ditempatnya bekerja bisa jual rumah khususnya untuk tipe 22 atau 23, bisa mencapai 10-15 unit/bulan, namun saat ini paling banyak 7 unit atau rata-rata 3-5 unit/bulannya," ujarnya.

Menurut Herman, selain masalah bsuku bunga, adanya FLPP sangat membantu MBR, karena harga rumah lebih murah dan persyaratan lebih ringan. "Dulu waktu ada FLPP persyaratan bagi MBR minimal berpenghasilan Rp 2,5 juta/bulan, tapi saat ini (FLPP distop) minimal Rp 4,5 juta/bulan," ungkapnya. (depok @ detik.com)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »