Kini Google Drive Bisa Dijadikan Hosting, Sudah Coba?

Depok - Kabarnya, Google drive saat ini bisa dijadikan sebagai layanan hosting untuk penyimpanan data web berupa HTML, Javascript, CSS, dan file-file lainnya yang bisa diunduh.


Tapi tunggu dulu,…. soal ruang penyimpanan Google Drive belum ada klarifikasi yang menyebutkan bahwa mereka menyetujui hosting untuk file php  Kesannya lebih terlihat CDN dibanding hosting, padahal saya mengharap file php juga didukung, berharap hosting blog bisa dipindah ke Google Drive

Ngomongin soal Google drive, saat ini mereka tengah bekerja keras bersaing dengan layanan cloud lainnya, seperti Dropbox yang penggunanya sudah semakin meningkat apalagi mendukung versi mobile. Lantas, bagaimana cara menggunakan layanan Google drive sebagai hosting pribadi?

Nah, pengguna cloud storage yang satu ini ngga perlu bingung. Pasalnya Google sendiri sudah menjelaskan langkah-langkah mudah yang bisa diterapkan pengguna. Silahkan Anda buat forlder baru dengan nama “Public” atau yang Anda suka dan ubah visiblitiy menjadi “Public on the web.” Langkah selanjutnya tinggal upload file HTML, Javascript, dan CSS kedalamnya. Setelah itu ada menu preview dan nantinya akan terlihat URL file yang Anda hosting. Gampang kan?

Beberapa praktisi menyarankan, langkah terbaik untuk me-manage web kita tak perlu menggunakan Google Drive. Pasalnya hosting disini lebih bersifat ‘public Cloud Storage‘, bukan hosting pribadi yang lebih sulit diakses langsung. Tentunya masalah privasi, kita juga tak ingin file-file itu diambil orang lain dan lebih parahnya dicopy.

Permasalahan hosting memang menjadi kendala bagi beberapa developer dan blogger. Tapi menurut saya (sisi blogger tentunya), layanan ini justru menguntungkan. Soalnya file-file besar seperti video dan gambar bisa tersimpan disana, setidaknya mengurangi ruang penyimpanan hosting pribadi yang terkadang terganjal dengan limit space.

Ada beberapa blogger yang gemar menyimpan foto berukuran besar, mereka tidak meminimalkan ukuran (dalam arti foto asli yang berukuran besar). Anggapan mereka, foto ini tak hanya sebagai aksesoris posting, tetapi juga sebagai ruang penyimpanan foto mereka. Padahal konteks penyimpanan hosting pribadi tetap menggunakan quota, tapi… ya biarkan saja. Toh mereka yang bayar, bukan dari kantong saya

Sampai sekarang, saya pun masih tetap menggunakan dropbox sebagai ruang penyimpanan online. Kapasitas 2 Giga sudah cukup kenyang untuk menyimpan file-file penting, dan itu masih 20 persen digunakan. Soal kapasitas besar juga diperhitungkan, bukan berarti quota internet Anda awet, semakin besar file yang diunggah maka semakin banyak pula kocek yang harus dikeluarkan membeli pulsa.

Tak terbayangkan, saat ini semua mendukung dan memungkinkan, tapi setidaknya kita juga cermat berfikir ‘apa yang pantas, yang mudah, yang mendukung, terlebih soal budget’.

Jadi,… menurutmu yang hobi blogging, apa yang pantas Anda simpan di Google Drive hosting? Video, foto, atau file pendukung themeplate? Pilihannya bergantung pada Anda sendiri, bagaimana memaksimalkan Google Drive sebagai layanan penyimpanan gratis sekaligus hosting, dan berfikirlah soal privasi tetapi juga menguntungkan dari sisi ekonomis. (teknologi depok, uncalno.com)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »