Puskaptis: Aher-Demiz Diprediksi Menang dalam Pilgub Jabar

Depok - Menjelang hari pemungutan suara, Pusat Kajian dan Kebijakan Pembangunan (Puskaptis), kembali melakukan survei tentang Pilkada Jawa Barat (Jabar).



Hasil survei terbaru Puskaptis menunjukkan pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar (Aher) bakal keluar sebagai pemenang.

"Terjadi tren peningkatan, terutama pada tiga calon, yakni Ahmad Heryawan atau Aher, Dede Yusuf dan Rieke Dyah Pitaloka. Namun, tren peningkatan terbesar ada di Aher dengan tinkat elektabilitas sebesar 32,79 persen," kata Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yazid di Jakarta, Rabu (20/2).

Dia mengatakan, Puskaptis sudah melakukan survei untuk yang ketiga kalinya. Dari tiga kali survei itu, pasangan Aher selalu menunjukkan tren meningkat dan menjauhi pasangan lainnya.

Hasil survei menunjukkan, di bawah Aher, ditempati pasangan Dede Yusuf-Lex Laksmana dengan tingkat elektabilitas 28,39 persen. Urutan tiga ditempati pasangan Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki, dengan tingkat elektabilitas sebesar 16,62 persen. Berikutnya, Irianto MS Syafiuddin atau Yance - H Tatang Farhanul Hakim, dengan tingkat elektabilitas sebesar 14,17 persen.

Sementara urutan terakhir Adalah Dikdik Mulyana Arief Mansur dan Cecep Toyib dengan tingkat elektabilitasnya sebesar 0,97 persen. "Yang belum menentukan pilihan atau swing votter, sebanyak 7,05 persen," tuturnya.

Dari sisi Wilayah Koordinasi Program Pembangunan (WKPP), Aher menguasai tiga WKPP, yakni WKPP I, II dan IV. WKPP I sendiri mencakup Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi dan Cianjur. Sementara WKPP II mencakup, Kabupaten dan Kota Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang.

Sedangkan  WKPP III meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Indramayu. WKPP IV sendiri mencakup Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bandung Baratn Cimahi, Sumedang, Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis dan Kota Banjar.

Dari sisi penguasaan Kabupaten dan Kota, dari 26 kabupaten dan Kotaa yang ada di Jawa Barat, Aher unggul di 15 Kabupaten dan Kota. Sementara Dede Yusuf-Lek Laksmana unggul di 9 Kabupaten dan Kota.

Survei dilakukan pada 17-19 Februari 2013 dengan mencakup 26 kabupaten dan kota. Survei dilaksanakan di 185 kecamaataan, 366 kelurahan dan desa, RT/RW 732 dengan sampel 1250 orang. Survei menggunakan metode multistage random sampling. Margin error lebih kurang 2,5 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. (politik depok, www.beritasatu.com)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »