Segera Dimutasikan, Guru Penendang Murid SD di Depok

Depok - Guru bahasa Inggris berinsial R, penendang 5 murid di SDN Durenseribu Komplek Arco Sawangan, Depok, segera dimutasi. Sebelumnya, orangtua murid meminta sekolah agar R dipecat karena telah membuat anak mereka luka-luka akibat ditendang.


"Sudah enggak (mengajar), proses mutasinya lagi proses karena tidak mudah. Maksimal akhir tahun (ajaran)," ujar Kepala SDN Durenseribu, Mustari kepada detikcom, Minggu (10/2/2013) malam.

Terkait aduan orangtua murid korban kekerasan, Fatimah yang menyebutkan R masih mengajar di kelas VI dibantah pihak sekolah. Mustari menegaskan saat ini guru R tidak lagi mengajar di kelas VI, melainkan kelas V.

"Dia nggak ngajar (kelas VI)," kata Mustari.

Saat kejadian, Mustari menilai R sudah kepalang emosi sehingga menjatuhkan hukuman yang berat kepada anak-anak. "Mungkin karena sudah emosi. Pak haji memang disiplin, saya kenal orangnya disiplin. Saya baru tahu sekarang pas kejadian hingga seperti itu," kata Mustari.

Kekerasan ini bermula saat R menghukum 5 siswa yang telat mengikuti pelajarannya. R kemudian menghukum murid tersebut dengan scot jump, menendang, dan mengeluarkan umpatan. Akibatnya, beberapa murid mengalami luka-luka lebam di kaki.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »