Waspadai penipuan surat tanah pada Proyek Tol Cinere-Depok

Depok - Jelang pembebasan tanah penduduk untuk pembangunan proyek Tol Cinere-Serpong, Kota Tangerang Selatan, masyarakat diminta waspada atas upaya pengumpulan surat tanah oleh oknum tak bertanggung jawab. Sebab, ada pihak tak bertanggung jawab yang mencoba mengumpulkan foto copy Akta Jual Beli (AJB) tanah hingga meminta surat girik asli.



Pihak Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, ketika dikonfirmasi membantah telah menyuruh warga yang terkena proyek untuk mengumpulkan seluruh surat tersebut.

Menurut Cecep Iswadi, Sekretaris Kelurahan Serua Indah, warga yang mengumpulkan foto copy AJB adalah atas inisiatif mereka sendiri.

"Kami tidak pernah meminta, namun warga sendiri yang berinisiatif memberikan foto copy AJB mereka. Kami sendiri belum berani melakukan tindakan karena memang belum ada instruksi dari satgas pusat," katanya, Senin (18/2).

Berbeda dengan Iswandi, Satgas pembebasan tanah Tol Serpong-Cinere dari Kelurahan Serua Indah, Endang Surya berdalih pengumpulan foto copy AJB semata-mata untuk melindungi warga dari para calo.

"Kami hanya memudahkan warga saja untuk pendataan, kami jamin berkas aman dari pada warga memberikannya pada calo," ujarnya.

Sementara itu, Satgas pembebasan tanah Tol Serpong-Cinere dari Badan Pertanahan Negara (BPN), Rahma, mengimbau kepada warga agar tidak begitu saja menyerahkan berkas kepemilikan surat tanah kepada pihak lain. Dia khawatir berkas tersebut disalahgunakan.

"Untuk pendataan sebenarnya hanya cukup dengan foto copy KTP saja, kalau untuk foto copy AJB saat nanti inventarisir luas lahan itupun dilakukan jika sudah terjadi kesepakatan antara warga dan pemerintah," tandasnya.

Sekitar 998 rumah di wilayah Kecamatan Pamulang dan Ciputat akan terkena proyek jalan bebas hambatan atau jalan tol Cinere-Serpong.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »