Depok Anggarkan Rp1,3 T Berantas Kemiskinan

Depok - Pemerintah kota Depok menganggarkan Rp1,3 triliun atau 12,01 persen APBD untuk program pengentasan kemiskinan. Saat ini, tingkat kemiskinan di Depok 2,66 persen yang terbagi dalam tiga kategori yaitu paling miskin, miskin, dan rentan miskin.



Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad menyebut, demi mengentaskan kemiskinan, pemerintah melakukan berbagai program di antaranya Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Berdasarkan data BPLS (Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial), jumlah orang miskin di Depok 2011 sebanyak 53.252 Rumah Tangga.

Kepala Bagian Perencanaan Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappeda) Djatmiko menambahkan, kecamatan Tapos dan Pancoranmas merupakan kecamatan tertinggi jumlah orang miskin di Depok dari total 11 kecamatan. Sementara daerah elit Cinere, merupakan kecamatan paling sedikit warga miskin.

"Tapos paling banyak yakni 8.945 Rumah Tangga. Cinere 1.768 Rumah Tangga. Bojongsari 3.829 Rumah Tangga. Pancoran Mas 7.370 Rumah Tangga," kata Djatmiko kepada wartawan di Balaikota, Rabu (23/1/2013).

Kategori kemiskinan, tambahnya, dilihat dari 14 kriteria seperti makan sehari dua kali, rumah dari bilik, tak memiliki jamban, dan dari segi pendapatan per kapita. Program pengentasan kemiskinan yakni seperti perbaikan RTLH, penuntasan gizi buruk, dan pelatihan tenaga kerja.

"Karena itu kami terus berkomitmen mendongkrak PAD dari sektor pajak salah satunya," pungkasnya. (Berita Depok)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »