Pelayanan Kesehatan di Depok Diklaim Baik

Depok - BERKEMBANGNYA Depok menjadi kota hunian, membuat banyak pendatang pun melirik. Apalagi Depok menjadi etalase Ibu Kota Jakarta terdepan dan paling dekat. Hal itu membuat Depok menjadi bagian dari metropolitan.



Tentunya kebutuhan akan pelayanan kesehatan juga semakin meningkat seiring terus melonjaknya angka pendatang setiap tahun. Semakin banyak pula orang mengalami sakit.

“Urbanisasinya cukup tinggi tahun ke tahun di Depok. Masyarakat Depok kerja di DKI Jakarta, semakin banyak orang tinggal di Depok. Akan banyak juga orang yang sakit,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Drg Hardiono kepada Okezone di Depok, Jawa Barat, Kamis, 7 Maret 2013.

Hardiono mengakui sarana dan prasarana kesehatan di Depok masih banyak kekurangan, terutama terkait jumlah Puskesmas yang masih kurang. Setelah pembangunan Puskesmas terealisasi, lanjutnya, pihaknya akan memikirkan peningkatan penambahan peralatan medis.

“Sarana dan prasarana Puskesmas masih harus ditingkatkan, lalu jumlah Puskesmas juga. Baru kemudian diisi alat-alat medisnya,” paparnya.

Hal itu, kata Hardiono, dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan di Depok dan mempercepat pelayanan. Serta tak adanya istilah pemberitaan di media bahwa pasien ditolak karena kamar penuh.
“Kami perbanyak Puskesmas karena memang RSUD belum memadai, baru 60-an tempat tidur. Bayangkan Depok sebagai kota metropolitan, sejauh ini seperti ini saja sudah baik, apalagi pelayanan kesehatan di daerah terpencil,” tegasnya. (okezone.com/kesehatan Depok)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »