Batik One Day No Rice Diluncurkan Pemda Depok

Depok -BAGI warga Depok pecinta batik, kini mempunyai satu fesyen tambahan berupa motif program Sehari Tanpa Nasi atau One Day No Rice (ODNR). Batik tersebut diluncurkan sebagai hadiah HUT ke-14 Kota Depok hari ini.



Motif batik ODNR itu sejalan dengan program yang digagas Pemerintah Kota Depok terkait diversifikasi pangan untuk menggantikan konsumsi nasi dengan makanan pokok non-karbo lainnya. Batik tersebut menggambarkan tentang diversifikasi pangan dengan mengedepankan pangan lokal.

Oleh karena itu, pada batik berwarna dasar yang dipadu warna kuning dan putih itu terdapat gambar karbohidrat lokal, seperti jagung, singkong, ubi jalar, kentang, sagu, dan tales.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan, batik ODNR itu bukan batik untuk seragam pegawai negeri sipil (PNS) Kota Depok, melainkan untuk seluruh masyarakat Depok. Karena untuk masyarakat Depok, maka seniman batik mempersembahkan fesyen tersebut.

Selain itu juga untuk masyarakat Indonesia yang menjadikan hidup sehat dengan mengedepankan pangan lokal sebagai gaya hidup.

"Pencetusnya adalah Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Depok. Kemudian seniman batik membuat desain batik ODNR. Hidup sehat dengan makan beragam karbohidrat untuk Indonesia sehat," katanya usai seminar nasional dengan tema Peranan Masyarakat Perkotaan Terhadap Peningkatan Kualitas Gizi dan Kecerdasan Bangsa di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Kamis (2/5/2013).

Nur Mahmudi menjelaskan, batik ODNR itu merupakan akumulasi dari langkah bertahap diversifikasi pangan yang dilakukan Pemkot Depok sejak September 2011. Gerakan tersebut lambat laun mulai dipahami masyarakat dan masyarakat pun mengikutinya. Selain kantor pemerintah, kantor swasta juga sudah menjalankan ODNR. Rumah makan juga sudah mulai menyediakan menu ODNR. Kemudian juga sekolah-sekolah turut serta menjalankan program tersebut.

"Masyarakat bisa membelinya di Dekranasda di kantor Balai Kota Depok atau nanti akan kami tawarkan ke toko Pesona Rasa yang menjual oleh-oleh khas Depok, atau di UKM Center di ITC Depok. Kalau tidak salah harganya satu potong dua meternya Rp80 ribu," tutupnya.(ekonomi depok)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »