Sejumlah 656 Warga Depok Positif Terkena Tuberkulosis

Depok -Sebanyak 656 warga Depok terdeteksi positif mengidap penyakit Tuberkulosis (TB). Angka ini dinilai mengkhawatirkan mengingat saat ini Indonesia berada di urutan ke-4 sedunia dalam hal jumlah penderita TB.



"Untuk itulah perlu adanya kerjasama dan upaya konkret dari berbagai elemen untuk mencegah dan mengobatinya," kata Ketua Perkumpulan Pemberantasan Tubercolosis Indonesia (PPTI) Kota Depok, dr Anna Rozaliyani saat menyambangi Rumah Penangulangan TB di kediaman almarhum WS Rendra, Cipayung, Depok, Selasa, 8 April 2013.

Anna yakin, peran aktif dan kerja keras dari semua pihak dapat membantu menjalankan program-program melawan penyakit yang menyerang paru-paru tersebut. "Baik pihak swasta maupun pemerintah harus saling bersinergi."

Di tempat yang sama, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan pihaknya telah berupaya menekan jumlah penderita TB di Kota Depok. Salah satunya dengan mengajak masyarakat melakukan pola hidup bersih dan melakukan pengobatan ketika menderita penyakit tersebut. Nur pun berjanji akan memberikan pelayanan cuma-cuma alias gratis untuk kasus ini. "Kami akan terus berupaya maksimal memberantas penyakit ini," ujar Nur.

Saat ini kata dia, Rumah Penanggulangan TB Kampung Rawa yang berada di area kediaman almarhum WS Rendra  itu setiap harinya dikujungi sekitar 20 pasien. Banyak dari mereka tidak hanya berasal dari Depok melainkan Bogor dan Tangerang. "Ini adalah salah satu bentuk konkret upaya kami peduli masalah ini," ucapnya.

TB merupakan penyakit infeksi yang disebabkan bakteri mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru, meski pada sepertiga kasus menyerang organ tubuh lain dan ditularkan orang ke orang. (kesehatan depok, vivanews)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »