Klinik Rehabilitasi Narkoba Akan Dibangun di Depok

Klinik Rehabilitasi Narkoba Akan Dibangun di Depok - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pemerintah Kota Depok bersinergi memerangi narkoba. Rencananya, sebuah klinik rehabilitasi bagi para pecandu narkoba akan dibangun.


Walikota Depok Nur Mahudi Ismail mengatakan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan BNN dalam rangka rehabilitasi penyalahgunaan narkoba. Namun, dirinya terus mendorong BNN untuk gencar menindak para pengedar narkoba.

“ Saya menyoroti program rehabilitasi untuk kelompok korban. Pengedar dan penjualnya juga harus ditindak tegas. Saya imbau tempat-tempat tahanan disterilkan,” tegasnya.

Nur Mahmudi menambahkan, masyarakat harus menjadikan narkoba sebagai barang haram. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi bahwa Indonesia darurat narkotiba.

“Kalau saya menyikapi dengan rasa syukur bahwa undang-undang negara menempatkan narkotika menjadi barang haram sehingga ke depan tidak ada kelompok yang punya ruang mempertahankan penggunaannya. Kita harus all outsupaya memahami bahwa ini adalah terlarang,” simpulnya.

“Kami bekerjasama dengan Pemkot Depok yakni membentuk klinik pratama untuk penyalahguna narkoba, dalam hal ini dengan Dinas Kesehatan,” kata Kepala BNN Depok, AKBP Syaifudin Zuhri, Minggu 27 September 2015.
Dia menambahkan, BNN Depok akan membidik kampus-kampus yang ada di wilayah Depok dari berbagai ancaman bahaya narkoba. Secara intensif adalah dengan sosialisasi terkait bahayanya.

“Kami gencar sosialisasi di sekolah, kampus, dan kantor. Bahkan di lingkungan kampus, doktor saja bisa kena. Kami sudah kerjasama dengan Universitas Indonesia, tak ada satu daerah yang steril dari narkoba,” imbuhnya.(Berita Depok)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »