Pelajar SMK Saling Lempar Usai Pertandingan Sepak Bola di Stadion Merpati

Pelajar SMK Saling Lempar Usai Pertandingan Sepak Bola di Stadion Merpati - Aksi saling lempar terjadi seusai pertandingan antara SMK 2 dan SMK 1 pada final Liga Pendidikan Indonesia tingkat Kota Depok di Stadion Sepak Bola Merpati, Jalan Merpati, Pancoran Mas, Kota Depok Jumat 30/10/2015 sekitar pukul 17.30 WIB. Saling lempar batu terjadi di tribun penonton bahkan ada yang mengarah ke jalan raya yang terletak di luar stadion sehingga mengenai sejumlah mobil yang sedang melaju.


Seusai pertandingan yang dimenangkan oleh SMK 2 dengan skor 2-0, tampak dari arah tribun penonton dekat pintu keluar ada yang melempar-lempar. Kontan sejumlah petugas polisi pun segera meredam aksi tersebut dengan mendatangi tribun. Heru Wibowo, warga yang rumahnya berlokasi di depan stadion mengatakan, dari arah stadion terlihat batu beterbangan ke arah jalan raya saat kondisi lalu lintas sedang ramai. Sejumlah mobilpun rusak dalam aksi pelemparan yang terjadi . “Terdengar juga ada tembakan peringatan dari dalam stadion. Ada dua kali tembakan peringatan,” tuturnya.

Durasi pelemparan itu tergolong sebentar, namun cukup merusak dan meninggalkan bekas batu yang terserak di jalan raya depan pintu masuk stadion. Kapolsek Pancoran Mas Tata Irawan mengatakan, yang terjadi seusai pertandingan adalah euforia penonton. Dia mengatakan, euforia itu cepat diatasi oleh polisi agar tidak berkembang menjadi lebih besar.

Di luar stadion, dia menyatakan, belum menerima laporan adanya bentrok antar pendukung seusai laga pertandingan. “Kami menurunkan sekitar 45 personil dengan diback up tim khusus Jaguar,” katanya.

Kepala Seksi Olah Raga Dinas Pemuda Olah Raga Pariwisata Seni dan Budaya Kota Depok, Yunus Junaedy, menampik adanya tawuran seusai pertandingan final yang dimenangkan SMK 2 tersebut. Menurutnya yang terjadi seusai pertandingan adalah euforia penonton. “Jangan diangkat sisi tawurannya. Tapi, pertandingannya. Ini tergolong meriah,” kata Yunus. Dia menambahkan, pengawasan dari para guru agar menjaga siswa mereka saat menonton pertandingan perlu ditingkatkan untuk ke depannya. “Gurunya saja yang akan diperbanyak dalam mengawasi,” ujarnya.(Berita Depok)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »